
Den Haag, 3 Oktober 2025 — Dalam rangka kegiatan pengabdian kepada masyarakat di luar negeri, Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, M.S.I., M.A., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Raden Mas Said Surakarta, melaksanakan kegiatan penguatan nilai-nilai Islam moderat bagi komunitas Tombo Ati, sebuah komunitas Muslim Indonesia di Belanda. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Al-Hikmah, Den Haag, pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Latif Fauzi menyampaikan pentingnya memahami Islam moderat sebagai jalan tengah yang mampu menjembatani antara teks dan konteks, tradisi dan modernitas, serta antara nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan universal. Ia menegaskan bahwa moderasi beragama bukanlah kompromi terhadap ajaran Islam, melainkan ekspresi keislaman yang sejalan dengan prinsip rahmatan lil ‘alamin.
“Islam moderat bukan sekadar konsep, tetapi harus menjadi sikap dan praktik keseharian umat. Di tengah kehidupan masyarakat Eropa yang plural, umat Islam Indonesia memiliki peran strategis untuk menunjukkan wajah Islam yang damai, toleran, dan menghargai perbedaan,” ujar Prof. Latif Fauzi dalam pemaparannya.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme tinggi dari anggota komunitas Tombo Ati dan jamaah Masjid Al-Hikmah. Mereka terlibat aktif dalam sesi dialog dan diskusi yang membahas tantangan menjaga identitas keislaman di tengah masyarakat multikultural.
Ketua komunitas Tombo Ati, Nana Supriatna, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Prof. Latif Fauzi. Menurutnya, kegiatan semacam ini memperkuat pemahaman keislaman yang inklusif di kalangan diaspora Muslim Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Prof. Latif. Penjelasan beliau membuka wawasan kami bahwa Islam moderat dapat menjadi jembatan dalam membangun harmoni sosial di lingkungan kami di Belanda,” ujar salah satu pengurus komunitas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda internasional LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta dalam memperluas jejaring pengabdian masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam diplomasi keagamaan global. Melalui program seperti ini, UIN Raden Mas Said berkomitmen untuk terus menebarkan nilai-nilai moderasi Islam di kancah internasional.