LP2M_News - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta secara resmi melepas 3.505 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Senin (22/6/2026). Pelepasan yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara terpusat bersama Pemerintah Kabupaten Klaten ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan desa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh 700 hadirin yang terdiri dari Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Ketua LPPM Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.Si., M.A., Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Jaka Purwanto, S.Sos., M.M., Kepala Bapperida Kabupaten Klaten Pandu Wirabangsa, S.H., M.Eng., Korwil KKN Universitas Gadjah Mada Wilayah Klaten Prof. Dr. Suratman, para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perwakilan kepala desa, serta ratusan mahasiswa peserta KKN.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta secara simbolis menyerahkan 3.505 mahasiswa kepada Pemerintah Kabupaten Klaten. Para mahasiswa akan melaksanakan KKN dalam 300 kelompok yang ditempatkan di 350 desa di wilayah Kabupaten Klaten.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag., menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar bersama masyarakat sekaligus mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah.
Rektor berpesan agar mahasiswa mampu menyusun program kerja berdasarkan hasil pemetaan sosial sehingga kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga diminta menjaga etika, menjunjung nilai-nilai moderasi beragama, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat. Menurutnya, KKN tidak hanya diharapkan menghasilkan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga melahirkan inovasi dan luaran akademik yang dapat mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Raden Mas Said Surakarta yang kembali menjadikan Kabupaten Klaten sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia berharap kehadiran ribuan mahasiswa mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam mengembangkan potensi lokal serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan modal penting dalam mendorong pembangunan desa yang lebih maju dan berkelanjutan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan momentum KKN untuk menghadirkan program-program yang inovatif, aplikatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Raden Mas Said Surakarta dengan Pemerintah Kabupaten Klaten sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Sebagai bentuk komitmen LPPM dalam memberikan perlindungan kepada peserta, seluruh mahasiswa KKN Tahun 2026 telah memperoleh perlindungan asuransi selama menjalankan kegiatan pengabdian di lokasi masing-masing.
Melalui pelaksanaan KKN Tahun 2026, LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga program pengabdian yang dilaksanakan mahasiswa mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa sekaligus menghasilkan luaran akademik yang berkualitas. (Haris_humasLPPM)