
( peserta Workshop Penyusunan RIP, Renstra, dan Roadmap Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat, Rabu 5 November 2025)
Surakarta – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP), Rencana Strategis (Renstra), dan Peta Jalan (Roadmap) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Rabu, 5 November 2025, bertempat di Gedung Graha UIN Raden Mas Said Surakarta.
Kegiatan ini diikuti oleh para dosen, pengelola pusat penelitia UIN Raden Mas Said Surakarta. Workshop tersebut bertujuan untuk merumuskan arah strategis riset dan pengabdian universitas secara terpadu, selaras dengan visi dan misi institusi, serta kebijakan riset nasional.
Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Aris Widodo, M.A., selaku Kepala Puasat Penelitian dan Pengembangan HKI LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr.-Ing. Ir. Suherman, S.T., M.T., Ketua LPPM Universitas Diponegoro, dengan topik “Penyusunan Peta Jalan (Roadmap) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.”
Dalam paparannya, Prof. Suherman menjelaskan bahwa roadmap penelitian dan pengabdian berfungsi sebagai instrumen penting untuk menjamin kesinambungan antara hasil riset dan implementasinya di masyarakat.
“Roadmap berfungsi sebagai panduan jangka panjang yang menjembatani antara riset dasar, riset terapan, hingga hilirisasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan industri,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa penyusunan roadmap perlu memperhatikan kebutuhan nasional, Prioritas Riset Nasional (PRN), serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, dengan indikator pengukuran berbasis Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT).
Lebih lanjut, Prof. Suherman mencontohkan praktik terbaik di Universitas Diponegoro yang memfokuskan roadmap penelitian pada tiga pilar riset unggulan: ketahanan pangan, energi dan air berkelanjutan, serta peningkatan derajat kesehatan. Sementara itu, empat pilar pengabdian utama yang dikembangkan mencakup pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, kebencanaan, dan wilayah pesisir.
“Tujuan akhirnya adalah membumikan hasil riset agar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tambahnya.
Materi kedua disampaikan oleh Prof. Rifda Naufalin, S.P., M.Si., dengan topik “Strategi Penyusunan RIP dan Renstra Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat.”
Dalam pemaparannya, Prof. Rifda menegaskan bahwa perguruan tinggi wajib memiliki arah riset dan pengabdian yang sejalan dengan visi dan misi universitas. Dokumen strategis seperti RIP, Renstra, dan Roadmap berperan penting dalam memastikan kesinambungan dan relevansi kegiatan riset serta pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, penyusunan RIP bertujuan untuk menentukan arah dan prioritas riset institusi, mengintegrasikan penelitian dengan pengabdian, serta meningkatkan daya saing ilmiah para dosen.
“RIP dan Roadmap tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi juga panduan strategis agar kegiatan riset dan pengabdian di perguruan tinggi memiliki arah, sasaran, serta indikator kinerja yang jelas,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyusunan dokumen strategis harus berlandaskan visi dan misi universitas, mengacu pada Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2025–2045, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Setelah penyampaian kedua materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam sesi ini, para peserta aktif bertukar pikiran dengan narasumber mengenai implementasi dokumen RIP, Renstra, dan Roadmap di tingkat fakultas maupun pusat studi.
Melalui workshop ini, LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen memperkuat tata kelola riset dan pengabdian dengan menyusun dokumen strategis sebagai pedoman bagi seluruh civitas akademika dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian yang relevan, berkelanjutan, dan berdaya saing nasional.
(Penulis: Inayah / MG 6)