06 July 2026

LPPM Lakukan Monitoring KKN Internasional di Kuala Lumpur

Kuala Lumpur, Malaysia – Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Raden Mas Said Surakarta bersama Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kunjungan dan monitoring pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Malaysia yang sedang dijalankan oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan monitoring dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Kampung Baru, salah satu lokasi penempatan mahasiswa peserta KKN Internasional yang berada di bawah pembinaan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui kegiatan monitoring ini, LPPM memastikan bahwa pelaksanaan program KKN Internasional berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan dengan mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan program.

Dalam kegiatan tersebut, tim LPPM melakukan dialog dan diskusi bersama pengelola Sanggar Bimbingan Kampung Baru. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai aspek terkait penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia. Pengelola sanggar menyampaikan sejarah berdirinya Sanggar Bimbingan Kampung Baru, perkembangan kelembagaan yang telah dicapai, serta berbagai program pendidikan dan pembinaan yang selama ini dijalankan untuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia.

Melalui dialog tersebut, tim LPPM memperoleh berbagai informasi dan masukan yang sangat berharga mengenai kebutuhan masyarakat sasaran, tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara perguruan tinggi dan Sanggar Bimbingan. Informasi tersebut menjadi dasar penting dalam merancang program-program pengabdian yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ketua LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pengelola Sanggar Bimbingan yang selama ini berperan aktif dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak Indonesia di Malaysia. Menurutnya, keberadaan Sanggar Bimbingan tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan penguatan identitas kebangsaan bagi generasi muda Indonesia yang berada di luar negeri.

Hasil monitoring juga menunjukkan bahwa mahasiswa peserta KKN Internasional mampu beradaptasi dengan baik serta aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan di lingkungan sanggar. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai program inovatif yang mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan dan pengembangan masyarakat.

Dari hasil pertemuan dan diskusi yang dilakukan, kedua belah pihak juga menyepakati beberapa rencana kegiatan yang akan dikembangkan pada masa mendatang. Kesepakatan tersebut mencakup penguatan program pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kegiatan pendampingan pendidikan, serta peluang kolaborasi dalam bidang penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia di Malaysia.

Melalui kegiatan monitoring ini, LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan internasional dan memastikan bahwa pelaksanaan KKN Internasional memberikan manfaat nyata, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat yang menjadi mitra pengabdian. Program ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di tingkat global. (Haris_HumasLP2M)

LPPM Lakukan Monitoring KKN Internasional di Kuala Lumpur