10 June 2026

LPPM Gandeng Satgas PPKS Bekali Mahasiswa KKN dengan Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual

Sukoharjo – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 hari kedua pada Senin (8/6/2026) di Gedung SBSN dan Lapangan Tennis Indoor UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini diikuti sekitar 900 mahasiswa perwakilan kelompok KKN sebagai bekal sebelum diterjunkan ke masyarakat.

Salah satu materi penting yang diberikan adalah edukasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Materi ini bertujuan memastikan pelaksanaan KKN Tahun 2026 berlangsung aman, nyaman, etis, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

LPPM menghadirkan Ketua Satgas PPKS UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Ernawati, S.Psi., M.Si., Psikolog, yang menjelaskan pengertian dan berbagai bentuk kekerasan seksual yang perlu dikenali mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga diberikan informasi mengenai mekanisme dan kanal pengaduan resmi yang dapat diakses apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan kekerasan seksual selama kegiatan KKN.

Materi berikutnya disampaikan oleh Alfin Miftakhul Khairi, M.Pd yang menekankan pentingnya menjaga batasan dalam berinteraksi, membangun komunikasi yang profesional, serta menumbuhkan budaya saling menghormati selama berada di lokasi KKN. Mahasiswa juga diingatkan untuk menjaga etika pergaulan dan menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

Melalui pembekalan ini, LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta berharap seluruh peserta KKN Tahun 2026 dapat menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai etika, profesionalitas, dan penghormatan terhadap martabat setiap individu. Dengan demikian, KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang aman dan berintegritas bagi mahasiswa.

LPPM Gandeng Satgas PPKS Bekali Mahasiswa KKN dengan Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual