18 June 2026

LP2M Bekali DPL untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan Luaran Publikasi Ilmiah

 

LPPM_News – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Kamis (11/6/2026) bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3 UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 Dosen Pembimbing Lapangan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan KKN Tahun 2026 yang akan diterjunkan di Kabupaten Klaten.

Acara diawali dengan laporan panitia oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Akhmad Anwar Dhani, M.Si. Dalam laporannya disampaikan bahwa DPL memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan KKN berjalan sesuai tujuan serta menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Ketua LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.Si., M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa DPL tidak hanya bertugas melakukan monitoring kegiatan mahasiswa di lapangan, tetapi juga menjadi pendamping akademik yang mengarahkan mahasiswa dalam menyusun program kerja berbasis kebutuhan masyarakat dan menghasilkan luaran ilmiah.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr. Raden Lukman Fauroni, M.Ag., menyampaikan bahwa keberhasilan KKN sangat ditentukan oleh kualitas pendampingan DPL.

“DPL harus mampu memastikan mahasiswa hadir sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat. Program kerja yang dilaksanakan harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat serta menghasilkan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pada sesi pertama, Dr. Mukhammad Rikza, M.Si. dari UIN Walisongo Semarang menyampaikan materi tentang Metode Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengembangan Potensi Lokal dalam Pengentasan Kemiskinan. Narasumber menjelaskan pentingnya pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat melalui identifikasi aset dan potensi lokal yang dimiliki desa. Menurutnya, mahasiswa KKN harus diarahkan untuk menggali kekuatan masyarakat sehingga program yang dijalankan tidak bersifat karitatif, tetapi mampu mendorong kemandirian masyarakat.

Sesi kedua menghadirkan Dr. Faizal Risianto, S.S., M.Hum. dari UIN Salatiga dengan materi Dari Fenomena, Data dan Kegiatan Menjadi Artikel Jurnal. Materi ini menekankan pentingnya transformasi kegiatan KKN menjadi karya ilmiah yang dapat dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional. DPL didorong untuk aktif mendampingi mahasiswa dalam proses dokumentasi data, analisis hasil kegiatan, hingga penyusunan artikel ilmiah berbasis pengabdian masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para DPL memiliki pemahaman yang sama mengenai paradigma pemberdayaan masyarakat dan penguatan luaran akademik KKN, sehingga pelaksanaan KKN Tahun 2026 tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat tetapi juga menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas. (Haris-HumasLPPM)

LP2M Bekali DPL untuk Perkuat Pemberdayaan Masyarakat dan Luaran Publikasi Ilmiah