23 April 2026

Dari LP2M untuk Umat, Lembaga Pendidikan Al-Qur'an se-Soloraya Hadiri Workshop Pengembangan Kurikulum

LPPM_News – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan “Pengembangan Kurikulum Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Tahun 2026” pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Ruang Sambernyowo, Gedung Lembaga Lantai 2.

Kegiatan ini dihadiri oleh 78 pengelola TPA–TPQ, Madrasah Diniyah, dan Lembaga Pendidikan Al-Qur’an se-eks Karesidenan Soloraya. Acara ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum yang adaptif dan berkelanjutan.

Hadir sebagai narasumber, KH. Ahmad Nashih, S.Ag., M.Ag., Mudir Ma’had Aly Ma'had Aly Yanbu'ul Qur'an Kudus, serta Dr. Sahal Mahfudh, M.Pd., Dosen Pascasarjana Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati. Keduanya menyampaikan materi terkait penguatan manajemen kurikulum, metodologi pengajaran Al-Qur’an, serta pentingnya kesinambungan sanad dan kualitas pembelajaran.

Dalam sambutannya, Ketua LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.Si., M.A., menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para narasumber dan peserta dari Soloraya.

“Mewakili LP2M, kami mengucapkan selamat datang kepada narasumber dan seluruh peserta. Kegiatan ini bertujuan agar LP2M dan UIN Raden Mas Said Surakarta memberikan perhatian nyata terhadap pendidikan Al-Qur’an. Kegiatan ini juga relevan dengan program KKN Selingkar Kampus berbasis masjid selama Ramadhan, sehingga kami dapat menjadi bagian dari pengembangan dakwah Al-Qur’an di masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan dampak riil bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta yang diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. KH. Abdullah Faishol, M.Hum., secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa para peserta yang hadir merupakan pribadi-pribadi terpilih sebagaimana hadis Rasulullah SAW, “Khairukum man ta’allamal Qur’ana wa ‘allamahu” (Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya).

Beliau juga berbagi pengalaman saat menimba ilmu di Mesir selama satu bulan untuk mempelajari metode pengajaran Al-Qur’an, khususnya metode Baghdadiyyah (Alif Fathah A), yang dahulu marak di Indonesia namun kini mulai tergerus, sementara di Mesir masih banyak digunakan.

Selain menjabat sebagai dosen dan Wakil Rektor III di kampus, beliau juga aktif sebagai Ketua MUI serta Rois Syuriah PCNU Sukoharjo. Namun demikian, beliau tetap meluangkan waktu untuk mengajar Al-Qur’an pada sore dan malam hari karena kecintaan terhadap pengajaran Al-Qur’an. Beliau juga menegaskan pentingnya sanad dalam pembelajaran Al-Qur’an sebagai bagian dari menjaga otentisitas dan keberkahan ilmu.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III, kemudian dilanjutkan dengan sesi inti yang dimoderatori oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Akhmad Anwar Dhani, M.Si.

Melalui kegiatan ini, LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta berharap terbangun sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Soloraya dalam rangka memperkuat kualitas kurikulum, metode pembelajaran, serta kontribusi nyata bagi dakwah dan pemberdayaan masyarakat berbasis Al-Qur’an. (Haris_HumasLP2M)

Dari LP2M untuk Umat, Lembaga Pendidikan Al-Qur'an se-Soloraya Hadiri Workshop Pengembangan Kurikulum