19 May 2026

LPPM UIN SAID Gelar Koordinasi Pra-KKN Bersama PEMKAB Klaten

LPPM_News – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Koordinasi Pra-KKN bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten pada Selasa, 19 Mei, bertempat di Aula Paripurna Pemerintah Kabupaten Klaten. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyukseskan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang kembali dilaksanakan di wilayah Kabupaten Klaten.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Kepala Baperida Kabupaten Klaten, Pandu Wirabangsa, S.H., M.E., serta Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Klaten, Sri Nuryani, S.Sos., M.Si. Acara ini dihadiri oleh seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Klaten yang nantinya akan menjadi lokasi penempatan mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta.

Ketua LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.Si., M.A. menyampaikan bahwa KKN tahun ini akan tersebar di 11 kecamatan dan 150 desa, dengan sekitar 300 posko kelompok yang diisi oleh 3.428 mahasiswa semester 6.

“Terima kasih kepada Baperida Kabupaten Klaten yang telah memfasilitasi pelaksanaan KKN ini. Kami memohon doa restu agar kegiatan KKN tahun ini berjalan lancar. Tahun lalu juga dilaksanakan di Klaten, dan tahun ini kembali di sini agar program-program yang telah dirintis dapat berkelanjutan,” ungkapnya.

Beliau menambahkan, pelaksanaan KKN akan dimulai pada 22 Juni dan berakhir pada 31 Juli. Sebelum penerjunan, setiap kelompok mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) akan melakukan koordinasi dan silaturahmi (sowan) dengan Kepala Desa atau Lurah setempat. Pada tahun ini, mahasiswa peserta KKN juga mendapatkan perlindungan asuransi melalui BPJS Kesehatan sebagai bentuk dukungan terhadap keamanan dan keselamatan selama menjalankan pengabdian.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. KH. Abdullah Faishol, M.Hum. menyampaikan permohonan maaf karena Rektor berhalangan hadir dikarenakan tugas di Jakarta. Dalam sambutannya, beliau turut mengucapkan selamat kepada Kabupaten Klaten sebagai pelopor Gerakan Toleransi Tingkat Nasional.

“Mahasiswa KKN ini statusnya tetap kuliah. Jika biasanya mereka belajar di dalam kelas, maka KKN adalah kuliah di luar kelas, yakni di tengah-tengah masyarakat. Sesungguhnya ilmu yang ada di perpustakaan pun hakikatnya berasal dari masyarakat. Maka KKN adalah proses pembelajaran mahasiswa di tengah masyarakat yang heterogen,” tegasnya.

Kegiatan koordinasi ini dipandu oleh Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat LP2M, Dr. Akhmad Anwar Dhani, M.Si., bersama kedua narasumber. Melalui forum ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan berbasis riset dan pengabdian masyarakat.

Dengan terlaksananya koordinasi pra-KKN ini, diharapkan pelaksanaan KKN UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun 2026 di Kabupaten Klaten dapat berjalan optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antara kampus dan pemerintah daerah. (haris_HumasLP2M)

LPPM UIN SAID Gelar Koordinasi Pra-KKN Bersama PEMKAB Klaten