30 October 2025

LPPM UIN Raden Mas Said Gelar Workshop Public Speaking bagi Perangkat Desa

( Peserta workshop Public Speaking bagi Perangkat Desa, Kamis 31 Oktober 2025 )

Surakarta – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Workshop Public Speaking bagi Perangkat Desa pada Kamis, 31 Oktober 2025, bertempat di Ruang Senat UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perangkat desa dari wilayah sekitar.

Workshop dibuka secara resmi oleh Dr. Fathan, M.Si., selaku Sekretaris LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kemampuan public speaking bagi perangkat desa agar mampu berkomunikasi secara efektif dengan masyarakat.

“Public speaking sangat penting bagi perangkat desa agar mampu menyampaikan pesan dengan baik dan membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat,” ujar Dr. Fathan dalam sambutannya.

Sebagai narasumber pertama, Dr. Aang Kunaepi, M.Ag., dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang, menyampaikan materi bertajuk “Strategi Komunikasi Efektif.” Ia menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan publik sangat dipengaruhi oleh suasana hati pembicara.

“Orang yang berbicara dalam suasana bahagia dengan yang tidak bahagia tentu berbeda. Ucapan kita mencerminkan kualitas diri, dan kekuatan kata-kata memiliki dampak luar biasa,” ungkapnya.

Dr. Aang menambahkan bahwa strategi komunikasi efektif dapat dilakukan dengan mengetahui tujuan komunikasi, memahami mitra bicara, memperhatikan konteks, mempelajari kultur, serta menguasai bahasa yang digunakan. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dalam berkomunikasi yang terdiri atas kesadaran magis, naif, dan kritis.

“Perubahan paradigma akan terjadi ketika seseorang mulai memiliki kesadaran kritis,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan komunikasi sangat ditentukan oleh tiga unsur utama, yaitu kata-kata, nada suara, dan bahasa tubuh.

Workshop juga diwarnai dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Salah satu peserta dari Desa Ngemplak menanyakan tentang etika penggunaan gerakan tangan oleh MC, sedangkan peserta lain, Bapak Nuslan, menanyakan cara mengatasi rasa gugup saat berbicara di depan umum.

Sebagai narasumber kedua, Novanda Alim Setya Nugraha, S.S., M.Hum., dosen Teknik Informatika Universitas Telkom Purwokerto, membawakan materi berjudul “Pengaruh Konten dalam Public Speaking bagi Perangkat Desa.” Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan media digital secara tepat dalam membangun komunikasi publik yang menarik, khususnya untuk menjangkau generasi muda.

“Perangkat desa perlu berinovasi agar mampu menarik perhatian generasi Z. Penggunaan media yang tepat dapat membantu membangun komunikasi yang efektif antara perangkat desa dan masyarakat,” jelasnya.

Dalam sesi tersebut, para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai cara membuat konten kreatif dan menarik bagi masyarakat, sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi publik di era digital.

Selain pemaparan materi, peserta workshop juga diajak mengikuti berbagai permainan interaktif yang menghibur untuk melatih keterampilan berbicara di depan umum. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab mengenai strategi perangkat desa dalam menarik perhatian masyarakat di era digital.

Melalui kegiatan ini, LPPM UIN Raden Mas Said Surakarta berharap para perangkat desa dapat meningkatkan kemampuan berbicara di depan publik serta menjadi lebih percaya diri dan profesional dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

(Penulis: Inayah / MG 5)

LPPM UIN Raden Mas Said Gelar Workshop Public Speaking bagi Perangkat Desa