18 April 2024

Dalam Rangka Upaya Pembaruan KKN 2024, LP2M UIN Raden Mas Said Mengadakan Diskusi Bersama Ketua Biro AUPK

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan rapat untuk persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2024, pada Kamis (18/4). Acara dipimpin oleh Ketua LP2M, Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.A., Ph.D, dan dihadiri langsung oleh Drs. H. Muhammad Luthfi Hamid, M.Ag, yang merupakan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan dan Kepegawaian (AUPK).

Rapat ini membahas tentang gambaran singkat upaya mengubah KKN konvensional, serta berdiskusi tentang tema KKN tahun ini, yaitu moderasi beragama dan industri halal.

"KKN selama ini masih bersifat konvensional, tidak memiliki tolak ukur yang jelas, tidak berkelanjutan, dan formalistik. Oleh karena itu, mari kita upayakan menciptakan KKN yang akan mendorong kemajuan desa. Salah satunya adalah mengangkat tema moderasi beragama dan industri halal," terang Drs. H. Muhammad Luthfi Hamid, M.Ag.

Untuk mewujudkan KKN moderasi beragama, beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah, pelatihan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai kader penggerak moderasi beragama, dan pemetaan lokasi yang mana tidak mengharuskan semua tematik. 

"Output dari KKN moderasi beragama ini diantaranya ceramah, pembentukan madrasah atau TPQ, pendampingan moderasi beragama menyenangkan, membangun institusi moderasi beragama kelompok jaga warga,  serta satgas karang taruna," lanjut Drs. H. Muhammad Luthfi Hamid, M.Ag.

Sedangkan untuk aspek industri halal, KKN kali ini bisa bekerjasama dengan perbankan agar difasilitasi untuk mendapat sertifikasi halal. Selain itu juga bisa bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH).

"Kerjasama ini bisa berupa pelatihan atau diklat pendampingan proses produk halal untuk mahasiswa maupun dosen," pungkas Drs. H. Muhammad Luthfi Hamid, M.Ag.

Selanjutnya Ketua LP2M, Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.A.,Ph. D. memberikan statement akhir dengan menanggapi gagasan dari Kepala Biro AUPK, Drs. H. Muhammad Luthfi Hamid, M.Ag.

"Data ini akan kami gunakan sebagai sebagai bahan pembuatan proposal, salah satunya untuk diajukan ke Baznas, lalu BNPT,  dan bahan untuk membuat program KKN internasional yang akan mendukung program globalisasi," terang Dr. Muhammad Latif Fauzi, S.H.I., M.A., Ph.D.

Acara kemudian ditutup, dan nantinya akan dilaksanakan rapat kembali untuk menindaklanjuti hasil diskusi hari ini.

Dalam Rangka Upaya Pembaruan KKN 2024, LP2M UIN Raden Mas Said Mengadakan Diskusi Bersama Ketua Biro AUPK